// API callback
related_results_labels({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8528888438937223094"},"updated":{"$t":"2020-02-28T07:20:31.814-08:00"},"category":[{"term":"PB Offline"},{"term":"Game PC"},{"term":"Software"},{"term":"Agama Islam"},{"term":"PC Repair"},{"term":"Visual Basic"},{"term":"Cmd"},{"term":"Android"},{"term":"Cartoon \u0026 Anime"},{"term":"Music"}],"title":{"type":"text","$t":"Baseplate Blog"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Disini Tempat kumpulnya informasi.."},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/-\/Agama+Islam?alt=json-in-script\u0026max-results=10"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/search\/label\/Agama%20Islam"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"}],"author":[{"name":{"$t":"Jynx Proxy"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/15565859466201179398"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"17","height":"32","src":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-NL1OerogBCU\/Ub9oEoqkgdI\/AAAAAAAAAK8\/c4DcfTvp0Ck\/s220\/derek___frost___westbrook_by_iamscorpionmk9-d4no9s1.jpg"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"3"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"10"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8528888438937223094.post-2029796625847988660"},"published":{"$t":"2013-09-15T05:31:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2013-09-15T05:37:33.908-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Agama Islam"}],"title":{"type":"text","$t":"Iman Kepada Kitab-Kitab Allah"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EA. Hakikat Iman kepada Kitab-Kitab Allah swt.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u003C\/span\u003E1. Perngertian Iman kepada Kitab-Kitab Allah swt.\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003C\/b\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;Pernyataan iman seseorang kepada Allah swt. yang tidak diikuti dengan keyakinan adanya kitab-kitab suci-Nya hanyalah omong kosong. Kitab-kitab Allah swt. adalah himpunan wahyu yang diturunkan kepada para rasul-Nya untuk disampaikan kepada manusia sebagai pedoman hidup.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Iman kepada kitab-kitab Allah merupakan rukun iman yang ketiga. Kitab-kitab Allah swt. yang dimaksud sebagai berikut.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; a. Kitab Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa a.s.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; b. Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud a.s.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; c. Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa a.s.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; d. Kita Al-Qur'an diwahyukan kepada Nabi Muhhamad saw.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Setiap muslim wajib beriman kepada keempat kitab suci tersebut tanpa membeda-bedakan antara yang satu dan yang lain. Pengingkaran terhadap salah satu kitab berarti pengingkaran terhadap semuanya.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Iman kepada kitab-kitab Allah swt. meliputi tiga perkara pokok, yaitu\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; a. Meyakini bahwa Allah swt. memiliki beberapa kitab suci yang diwahyukan kepada rasul-Nya untuk dijadikan pedoman hidup manusia;\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; b. Meyakini kebenaran ajaran yang ada di dalamnya secara mutlak tanpa keragu-raguan sedikit pun;\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; c. Mengamalkan ajaran-ajaran yang ada di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari, baik individu anggota keluarga, maupun anggota masyarakat.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Perbedaan beriman kepada kitab-kitab suci sebelum Al-Qur'an dengan kitab suci Al-Qur'an adalah sebagai berikut.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;a. Beriman kepada kitab suci sebelum Al-Qur'an cukup meyakini keberadaan kitab suci tersebut tidak wajib mengamalkan petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;b. Beriman kepada kitab suci Al-Qur'an dengan cara meyakini keberadaannya, meyakini kebenaran petunjuknya, dan mengamalkan petunjuk-petunjuk tersebut dalam kehidupan sehar-hari.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E2. Perbedaan antara Kitab dan Suhuf\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Kitab adalah kumpulan firman Allah swt. yang diwahyukan kepada rasul-Nya. Wahyu itu dicatat dalam lembaran-lembaran kertas. Kumpulan lembaran-lembaran yang sudah berwujud buku itu lazimnya disebut sebagai kitab.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Kitab yang diturunkan Allah swt. ada empat, yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an. Kitab-kitab itu memiliki kesamaan dan perbedaan. Persamaannya ialah semua kitab itu mengajarkan keesaan Allah swt. sehinggan agama-agama sebelum islam lahir dikenal dengan sebutan agama tauhid, yakni agama yang mengajarkan tentang keesaan Allah swt. Perbedaannya terletak pada sifatnya. Kitab-kitab sebelum Al-Qur'an bersifat lokal dan ajaran-ajarannya sederhana, sedangkan Al-Qur'an bersifat univiersal dan abadi sepanjang masa serta lebih luas ajarannya.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; Adapun yang dimaksud suhuf adalah lembaran-lebaran yang berisi kumpulan wahyu Allah swt. yang diberikan kepada rasul-Nya untuk disampaikan kepada umat manusia.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cspan style=\"color: lime;\"\u003E*Berlanjut besok :)\u003C\/span\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/feeds\/2029796625847988660\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/iman-kepada-kitab-kitab-allah.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/2029796625847988660"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/2029796625847988660"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/iman-kepada-kitab-kitab-allah.html","title":"Iman Kepada Kitab-Kitab Allah"}],"author":[{"name":{"$t":"Jynx Proxy"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/15565859466201179398"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"17","height":"32","src":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-NL1OerogBCU\/Ub9oEoqkgdI\/AAAAAAAAAK8\/c4DcfTvp0Ck\/s220\/derek___frost___westbrook_by_iamscorpionmk9-d4no9s1.jpg"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8528888438937223094.post-1402530660296578424"},"published":{"$t":"2013-09-14T06:57:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2013-09-14T06:57:36.967-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Agama Islam"}],"title":{"type":"text","$t":"Hukum Bacaan Qalqalah dan Ra"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EA.Qalqalah\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Qalqalah menurut bahasa berarti memantul atau getaran suara. Menurut ilmu tajwid, qalqalah adalah membunyikan huruf tertentu, baik karena terdapat harakat sukun asli maupun fathah, dammah, atau kasrah, tetapi disukun kan karena tanda waqaf (berhenti).\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EA.Qalqalah Sugra\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u0026nbsp;\u003C\/b\u003EQalqalah Sugra adalah Qalqalah yang terjadi karena ada huruf qalqalah yang berharakat sukun asli dan berbeda di tengah kata. Qalqalah berarti memantulkan bunyi huruf, sedangkan sugra berarti kecil. Cara membaca qalqalah sugra adalah dengan pantulan yang tidak kuat (lemah).\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EB.Qalqalah Kubra\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u0026nbsp;\u003C\/b\u003EQalqalah Kubra adalah qalqalah yang terjadi karena adanya huruf qalqalah yang berharakat sukun asli pada akhir kata atau berharakat hidup, tetapi terdapat tanda waqaf. Kubra berarti besar. Qalqalah kubra berarti memantulkan huruf qalqalah tersebut dengan suara pantulan yang seakan-akan diakhiri dengan suara hamzah sukun.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EB.Hukum Bacaan Ra\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Dalam Membaca huruf ra, ada tiga cara, yaitu tarqiq, tafkhim, jawazul wajhain.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003E1.Ra Tarqiq\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Huruf ra dibaca tarqiq (tipis) apabila berada di empat keadaan.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; a. Ra yang berharakat kasrah\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; b. Ra yang berharakat sukun yang didahului huruf berharakat kasrah, sedangkan huruf \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; berikutnya bukan huruf isti'la.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; c. Ra yang diwaqafkan dan huruf sebelumnya berharakat kasrah.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; d. Ra yang didahului huruf ya sukun.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003E2.Ra Tafkhim\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Ra dibaca tafkhim (tebal) apabila berada dalam empat keadaan, sebagai berikut.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; a. Ra berharakat fathah, dammah, atau berada di awal kata.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; b. Ra berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat fathah atau dammah.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; c. Ra yang diwaqafkan dan huruf sebelumnya berharakat atau dammah dapat juga di antara ra \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; yang diwaqafkan dan huruf berharakat fathah atau dammah berharakat sukun.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; d. Ra yang diwaqafkan dan didahului huruf alif atau wawu sukun.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003E3.Jawazul Wajhain\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Jawazul wajhain berarti dua wajah. Artinya, ra boleh dibaca dengan tarqiq (tipis) atau tafkhim (tebal). Ra sebagai jawazul wajhain apabila berharakat sukun, sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah dan sesudahnya terdapat huruf isti'la."},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/feeds\/1402530660296578424\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/hukum-bacaan-qalqalah-dan-ra_14.html#comment-form","title":"1 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/1402530660296578424"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/1402530660296578424"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/hukum-bacaan-qalqalah-dan-ra_14.html","title":"Hukum Bacaan Qalqalah dan Ra"}],"author":[{"name":{"$t":"Jynx Proxy"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/15565859466201179398"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"17","height":"32","src":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-NL1OerogBCU\/Ub9oEoqkgdI\/AAAAAAAAAK8\/c4DcfTvp0Ck\/s220\/derek___frost___westbrook_by_iamscorpionmk9-d4no9s1.jpg"}}],"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-8528888438937223094.post-5397585196696047996"},"published":{"$t":"2013-09-14T06:55:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2013-09-14T06:55:07.667-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Agama Islam"}],"title":{"type":"text","$t":"Al Qur'an Kitab Suci Umat Islam"},"content":{"type":"html","$t":"Al-Qur'an adalah kitab suci umat islam. Membaca Al-Qur'an bernilai ibadah. Rasulullah saw. bersabda yang artinya, \"Perumpamaan orang mukmin yang suka membaca Al-Qur'an adalah seperti utrujah, yakni harum baunya dan enak rasanya. Untuk menjadi seperti utrujah, kalian harus mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid."},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/feeds\/5397585196696047996\/comments\/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/al-quran-kitab-suci-umat-islam.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/5397585196696047996"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/8528888438937223094\/posts\/default\/5397585196696047996"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.baseplated.co.vu\/2013\/09\/al-quran-kitab-suci-umat-islam.html","title":"Al Qur'an Kitab Suci Umat Islam"}],"author":[{"name":{"$t":"Jynx Proxy"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/15565859466201179398"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"17","height":"32","src":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-NL1OerogBCU\/Ub9oEoqkgdI\/AAAAAAAAAK8\/c4DcfTvp0Ck\/s220\/derek___frost___westbrook_by_iamscorpionmk9-d4no9s1.jpg"}}],"thr$total":{"$t":"0"}}]}});